Sejarah Singkat Waisak


Hari Raya Waisak sendiri dikalangan umat Buddha sering disebut dengan hari raya Trisuci Waisak. Disebut demikian karena Waisak memperingati tiga peristiwa penting yang semuanya terjadi di bulan Vesakha dan pada waktu yang sama yaitu tepat saat bulan purnama. Tiga peristiwa penting itu adalah:

KELAHIRAN PANGERAN SIDHARTA:

haxims.blogspot.com

Pangeran Sidharta adalah Putra seorang Raja yang bernama Raja Sudodhana dan seorang Permaisuri yang bernama Ratu Mahamaya. Pangeran Sidharta lahir kedunia sebagai seorang Bodhisatva ( Calon Buddha, Calon Seseorang yang akan mencapai Kebahagiaan Tertingggi ). Beliau Lahir di taman Lumbini pada tahun 623 Sebelum Masehi



PENCAPAIAN PENERANGAN SEMPURNA:

haxims.blogspot.com

Pangeran Sidharta pada usia 29 tahun beliau pergi meninggalkan Istana dan pergi menuju Hutan untuk mencari Kebebasan dari USIA TUA, SAKIT, dan MATI. Kemudian Pada saat Purnama Sidhi di bulan Waisak Pertapa Sidharta mencapai Penerangan Sempurna dan mendapat gelar SANG BUDDHA.


PENCAPAIAN PARINIBBANA:

haxims.blogspot.com

Ketika usia 80 tahun Sang Buddha Wafat atau PARINIBBANA di Kusinara. Semua mahkluk memberikan penghormatan kepada Sang Buddha dan begitu juga Para anggota Sanggha , mereka bersujud sebagai tanda penghormatan terakhirnya kepada Sang Buddha.


Waisak sebagai sebuah hari raya agama Buddha bisa memberikan contoh yang positif kepada setiap orang. Contoh positif yang dapat diteladani adalah pengembangan cinta-kasih kepada setiap makhluk hidup. Wujudnya bisa berupa berdana membantu mereka yang membutuhkan, mendonorkan darah, menjaga lingkungan sekitar dengan hidup sederhana atau perbuatan-perbuatan baik lainnya. Akhirnya satu harapan besar dari hari Waisak tersebut adalah bahwa setiap manusia diharapkan dapat merenungi segala perbuatannya dan setiap saat selalu hidup dengan rasa cinta-kasih tanpa kebencian, seperti yang tertulis di dalam Dhammapada, “Kebencian tidak akan selesai jika dibalas dengan kebencian, tetapi hanya dengan memaafkan dan cinta-kasihlah maka kebencian akan lenyap.”

'Dinding Ratapan' Tempat Suci di Yerusalem



Tembok Ratapan adalah tempat yang penting dan dianggap suci oleh orang Yahudi maupun Muslim. Ini adalah sisa dinding Bait Suci di Yerusalem yang dibangun oleh Raja Salomo (Sulaiman), putra Daud. Bait Suci itu hancur ketika Israel diserbu tentara Romawi pada tahun 70 Masehi.
Panjang tembok ini aslinya sekitar 485 meter, dan sekarang sisanya hanyalah 60 meter.
Orang Yahudi percaya bahwa tembok ini tidak ikut hancur sebab di situlah berdiam "Shekhinah" (kehadiran ilahi). Jadi, berdoa di situ sama artinya dengan berdoa kepada Tuhan.
Tembok ini dulunya dikenal hanya sebagai Tembok Barat, tetapi kini disebut "Tembok Ratapan" karena di situ orang Yahudi berdoa dan meratapi dosa-dosa mereka dengan penuh penyesalan. Selain mengucapkan doa-doa mereka, orang Yahudi juga meletakkan doa mereka yang ditulis pada sepotong kertas yang disisipkan pada celah-celah dinding itu.
Dinding ini dibagi dua dengan sebuah pagar pemisah (mechitza) untuk memisahkan laki-laki dan perempuan. Orang Yahudi Ortodoks percaya bahwa mereka tidak boleh berdoa bersama-sama dengan kaum perempuan.
Bagi umat Muslim, dinding ini juga merupakan bagian dari dasar Masjidil Aqsa dan Masjidil Omar (Arab: قبة الصخرة Qubbat As-Sakhrah), serta diyakini sebagai gerbang tempat berangkatnya Nabi Muhammad s.a.w. dari Yerusalem ke surga (mi'raj) dengan mengendarai Buraq
Tembok Ratapan ini diperebutkan antara umat Yahudi dan Muslim di Yerusalem. Ketika bagian Yerusalem ini berada di bawah kekuasaan Arab, orang Yahudi mengalami kesulitan untuk mengunjunginya dan berdoa di sana. Kini, di bawah kekuasaan Israel, umat Muslim maupun Yahudi dapat mengunjunginya, namun banyak orang Yahudi yang sangat mengharapkan dibangunnya kembali Bait Suci Salomo, dan itu berarti terlebih dulu menghancurkan kedua masjid di atas.





DINDING RATAPAN WAKAF DARI UMAT ISLAM

Adalah Dr. Shmuel Berkowitz, pakar hukum dari Jerusalem Institut for Israel Studies, mengumumkan penelitiannya bahwa Dinding Ratapan adalah bagian dari wakaf umat Islam. Kseimpulan ini diperoleh Shmuel setelah meneliti tempat-tempat yang disucikan kaum Muslim, kristen, dan yahudi di kota tua Jerusalem.



Shmuel, seorang pakar dari yahudi, menyampaikan kesimpulannya setelah melakukan kajian terhadap dokumen suci yang diakui masing-masing pemeluk agama, dan juga dokumen historis para penguasa yang pernah berkuasa di Jerusalem. Ternyata, "Pengakuan yang dilontarkan kaum yahudi selama ini sangat lemah. Tak memiliki dasar hukum sama sekali ," katanya.



Pemerintah israel, yang mengaku menyuarakan aspirasi yahudi, telah menjadikan Jerusalem sebagai ibu kota pengganti Tel Aviv. Umat Islam, yang diwakili Otoritas Palestina, juga bermaksud membuka ibu kota masa depan diwilayah tersebut. Di tempat yang sama, umat kristen memiliki gereja Qiyamah.



Menurut Shmuel, kota tua Jerusalem terbagi dalam lima area, masing-masing menampung kelompok masyarakat yang secara historis pernah berdatangan ke sana : armenia, yahudi, kristen, Muslim, dan Haram as-Syarif. Kota Jerusalem dikelilingi dinding yang berpintu delapan. Salah satu pinyunya yang disebut Dung Gate menghadap persis ke Dinding Ratapan. Tempat inilah yang dianggap saklal oleh kaum yahudi. Dinding itu juga merupakan tembok luar Masjidil Aqsa. Ratusan orang setiap hari menziarahi Dinding Ratapan. Jumlahnya akan berlipat saat hari Sabat (Sabtu), yang disucikan orang yahudi.



Orang-orang yahudi menilainya suci, karena tembok tersebut diklaim sebagai bagian darikota tua Orshalem dan bagian luar tembok Heikal, tempat peribadatan Nabi Sulaiman - sisa kejayaan masa lalu. Begitu teringat dengan hal itu, mereka pun menangis menjadi-jadi. Mereka mengenang masa silam yang telah hilang. Sejak 1967, daerah disekitar dinding itu termasuk kawasan yang dikuasai israel. Karena itu, meski boleh masuk, harus menjalani prosedur pemeriksaan.

Tentara israel di Dinding Ratapan sesaat setelah berhasil menguasai Jerusalem 1967


Namun Umat Islam sejak dari awal sudah menyatakan, dinding tersebut adalah bagian dari Masjidil Aqsa, Penyucian Dinding Ratapan adalah salah satu dari sekian banyak kedustaan yang dibuat kaum yahudi. Pada tahun 1520 kaum yahudi terusir dari Spanyol, dan sebagian dari mereka mengungsi ke Palestina. lalu mereka meminta kepada Sultan Sulaiman II (Khalifah Turki) agar dibolehkan beribadah disekitar dinding itu. Atas dasar kemanusian, Sultan Sulaiman mengizinkan. sejak saat itulah kaum yahudi datang ke tempat tersebut untuk mengenang masa lalu sambil menangis. Itulah sebabnya, mereka menamakannya Dinding Ratapan. "Nama tersebut sama sekali tak ada hubungannya dengan ajaran yahudi. Itu istilah yang sama sekali baru.





TOKOH - TOKOH PENTING BARAT





BUSH


OBAMA

Ciri-ciri Orang yang Mudah Dicuci Otak

http://i284.photobucket.com/albums/ll4/greden/we-are-dangerous.jpg

Tidak semua orang bisa dengan mudah dicuci otak (brainwashing). Namun beberapa orang tertentu justru sangat mudah terpengaruh atau dicuci otak. Siapa saja tipikal orang yang mudah dicuci otak?

Beberapa faktor psikis dapat membuat orang mudah terpengaruh dengan proses cuci otak:

1. Faktor psikis yang labil
Misalnya memiliki rasa negatif, bingung atau ragu dengan identitas dirinya sendiri.

2. Psikologis yang sombong
Tidak hanya orang yang psikisnya labil yang mudah dicuci otak, orang yang percaya dirinya berlebihan alias kesombongan psikologis juga bisa dengan mudah dipengaruhi.

Misalnya orang-orang yang egois dan bangga bahwa apapun yang ia percaya secara otomatis adalah benar, namun tidak didukung dengan pengetahuan yang luas dan mendasar.

3. Orang yang mengalami tekanan fisik dan mental

Hal ini karena kondisi tersebut membuat orang menjadi kelelahan, tidak berdaya, hingga akhirnya mengurangi kemampuan berpikir dan menolak pengaruh baru yang diberikan.

Kenapa orang dengan tipikal tersebut gampang dicuci otak?

Karena dalam cuci otak ada tiga prinsip dasar yang bisa mengenai orang-orang seperti contoh di atas.

Prinsip dasar ketika melakukan cuci otak adalah:

Pendekatan fisik dan emosional untuk mengurangi kemampuan berpikir dan menolak.
Godaan halus
Penghargaan kecil.



Dalam ilmu psikologi, studi tentang cuci otak sering disebut dengan reformasi pikiran (thought reform) yang masuk dalam lingkup pengaruh sosial. Teknik cuci otak ini nantinya bisa mengubah sikap, kepercayaan dan perilaku orang.

Cuci otak merupakan bentuk parah dari pengaruh sosial yang menggabungkan semua pendekatan untuk menyebabkan perubahan dalam cara berpikir seseorang tanpa persetujuan orang tersebut dan sering bertentangan dengan kehendaknya, seperti dilansir DiscoveryHealth.

Karena cuci otak adalah bentuk pengaruh invasif, teknik ini memerlukan isolasi lengkap dan ketergantungan subjek, itulah sebabnya kegiatan cuci otak kebanyakan terjadi pada kamp penjara atau tempat dengan pengawasan penuh.

Si agen pencuci otak (brainwasher) harus memiliki kontrol penuh atas target (brainwashee), sehingga menyebabkan pola tidur, pola makan dan pemenuhan kebutuhan dasar manusia lainnya tergantung pada kehendak agen.

Dalam proses cuci otak, agen secara sistematis memecah identitas target ke titik yang tidak bekerja lagi. Agen kemudian menggantikannya dengan satu set perilaku, sikap dan keyakinan yang bekerja di lingkungan target saat ini. Itulah yang membuat kebanyakan target bisa melupakan kepercayaan dan keyakinan yang dilakukannya sebelum proses cuci otak.

Beberapa definisi cuci otak memerlukan adanya ancaman bahaya fisik, definisi lain bergantung pada paksaan non-fisik dan kontrol sebagai sarana efektif untuk menegaskan doktrin atau pengaruh.

Terlepas dari definisi yang digunakan, banyak ahli percaya bahwa efek dari proses yang paling sering terjadi dari cuci otak adalah efek jangka pendek, artinya identitas lama korban pada kenyataannya tidak diberantas tetapi hanya disembunyikan. Jika 'identitas baru' dihentikan maka keyakinan awalnya akan mulai kembali normal.

Mengenal Simbol Paskah

Saat Paskah tiba, telur menjadi simbol yang paling sering muncul. Tak hanya telur, kelinci pun juga begitu. Enggak heran, kalau ada telur banyak dipajang, itu menandakan perayaan Paskah sedang berlangsung.


Kelinci menjadi binatang yang dijadikan simbol saat Paskah.
Foto: blogspot

Sebenarnya, masih ada simbol-simbol lain yang digunakan saat Paskah berlangsung. Tapi, memang kedua simbol itu yang paling populer.

Lalu, kenapa telur dan kelinci dipakai untuk perayaan Paskah? Kita cari tahu, yuk!

Dahulu, orang Mesir dan Persia kuno punya kebiasaan menghias telur yang kemudian ditukarkan dengan temannya.

Orang-orang ini menjadi pelopor dalam memberikan telur-telur kepada orang lain pada perayaan Paskah. Tujuannya, untuk mengingatkan kebangkitan Yesus.

Bangsa Mesir dan Yunani juga punya kebiasaan lain tentang telur.

Bangsa Mesir menguburkan telur di kuburan mereka. Bangsa Yunani menempatkan telur di atas pekuburan. Sementara itu bangsa Romawi punya pepatah, "semua kehidupan berasal dari telur".


Paskah sangat identik dengan telur.
Foto: wikipedia

Karena telur ini begitu populer, banyak yang menganggap bahwa telur merupakan lambang dari kelahiran dan kebangkitan.

Itulah sebabnya di abad ke dua saat perayaan Paskah, telur menjadi simbol yang populer.

Nah, di masa itu, orang-orang kaya menghias telur dengan daun dari emas, sementara orang yang kurang mampu, mereka merebus telur dengan bunga atau daun tertentu untuk menciptakan warna tertentu pada kulit telur itu.

Bagaimana dengan kelinci? Ia juga menjadi hewan yang identik dengan Paskah. Hewan lucu dan imut-imut ini adalah sembol kesuburan dan kehidupan.

Kelinci dikenal sebagai pembawa keberuntungan dan gampang memiliki anak. Tak tanggung-tanggung, anaknya pun banyak, sekali melahirkan bisa sampai 5 ekor.

Karena kelebihan kelinci itu, akhirnya dijadikan simbol Paskah dan menjadi yang ngetop bagi anak-anak. (Annisa/Kidnesia/berbagaisumber)

Kubur Kosong Tidak Membuktikan Yesus Bangkit, Benarkah?

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhx_3NMH8DLdNEIV8RDwxCsJpXJnrTjOf5VmTI4LXlU9gvh0cHF4mi44Yid3PI_LsFXe-31jhbIywy95p-kFbC3uvLImGBageALkRL7OtVS9kb9gPT09yrLD4k0oaRNgFGsNmWEvszYzrU/s320/Yesus.jpg

Apakah Yesus benar-benar bangkit? Kalau Dia tidak bangkit dari kematian, maka sia-sialah iman kita kepada-Nya. Lalu mengapa Anda bisa mempercayai-Nya bahwa Dia berkuasa membawa Anda dari gelap kepada terang? Membebaskan Anda dari kuasa maut kepada kekekalan yang abadi?

Yesus sendiri bersaksi tentang kebangkitan-Nya dari antara orang mati

“Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus. Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal dalam rahim bumi tiga hari tiga malam.” Terus kemudian, para pendakwa-Nya ingat dan mengatakan, “Tuan, kami ingat, bahwa si penyesat itu sewaktu hidupnya berkata : Sesudah tiga hari Aku akan bangkit” (Mat 27:63). Jadi, Yesus benar-benar bangkit.

Alkitab dengan jelas menyebutkan kebohongan imam kalau Yesus tidak bangkit.

Pada Mat 28 : 12-13 “Dan sesudah berunding dengan tua-tua, mereka mengemabil keputusan lalu memberikan sejumlah besar uang kepada serdadu-serdadu itu dan berkata, “Kamu harus mengatakan bahwa murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kamu sedang tidur.” Bahkan pada ayat 15 dikatakan mereka berbuat seperti itu dan cerita ini tersiar di antara orang Yahudi sampai sekarang ini.

Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya

Dalam empat injil pertama dari Perjanjian Baru, ada cerita tentang bagaimana Yesus menunjukkan Diri-Nya kepada murid-murid-Nya bahkan, Dia menyuruh salah seorang murid-Nya yang tidak percaya akan kebangkitan-Nya untuk mencucukkan tangannya di telapak tangan Yesus yang bolong karena luka. Juga Paulus sendiri bertemu dengan Yesus, Orang yang dia aniaya sampai dia menjadi saksi yang luar biasa bagi Yesus.

Keimanan Kristen kita bukan hanya dibuktikan secara sejarah, tapi melalui Roh Kudus yang memberikan pengertian kepada kita. Berjaga-jagalah, karena makin banyak penyesat di dunia ini. Jangan sampai apa yang kita pegang selama ini menjadi sia-sia. Tuhan Yesus, bangkit dan hidup. Itulah bukti bahwa Yesus memang bangkit. Bukan hanya kubur kosong yang mungkin tidak bisa membuktikan apa-apa. Bukan hanya sekedar omong kosong. Yesus benar-benar bangkit dari kematian-Nya. Sudahkah Anda percaya pada-Nya? Untuk lebih mengenal Yesus, klik di sini.


Source : gospeltranslations/lh3

DIA Bangkit !!!


"Dia bangkit…… Dia Bangkit..!!!"
"Kubur Yesus kosong!" "Dia bangkit…..!"

"Murid-muridNya telah mencuri Dia!"
"Mayat Yesus dicuri murid-muridNya!"

"Bukan Yesus yang disalib!"
"Yudas yang wajahnya dirubah seperti Yesuslah yang disalib!"

"Yesus tidak mati, hanya mati suri!"

"Roh Yesuslah yang bangkit!"

"Yesus tidak bangkit, tubuhnya dimakan anjing liar!"

* * * *

Pada masa kekristenan mula-mula 'kabar baik' yang diberitakan adalah Yesus telah bangkit dari kuburnya, Yesus telah mengalahkan kematian. Bahkan pada waktu itu orang-orang gentiles sampai mengira orang-orang Kristen menyembah dua Tuhan, Yesus dan Anastasia. Kata Yunani untuk 'kebangkitan' adalah anastasis.

Tapi sejak mula juga tersebar berita para murid telah mencuri tubuh Yesus, rumour yang disebarkan para serdadu Romawi penjaga kuburan Yesus atas perintah Imam Besar. Sebenarnya para serdadu Romawi itu bisa dihukum mati karena tubuh Yesus hilang begitu saja, dan mereka bisa selamat karena adanya proteksi dari Imam Besar dan tentu saja dengan syarat mereka harus menyebarkan berita para murid telah mencuri tubuh Yesus. Bahkan mereka dibayar untuk itu.

Dari segala macam perdebatan dan rumour ada beberapa fakta yang bisa didapat:
- Kuburan Yesus dijaga oleh serdadu-serdadu Romawi
- Kubur Kosong
- Para sahabat Yesus dengan penuh keberanian memberikan kesaksian kebangkitan Yesus dari kematian.

Kekristenan adalah suatu agama yang unik, sangat berbeda dengan agama yang lain. Selain berdasarkan iman, juga historic yang berdasarkan satisfactory evidences ikut menyertainya. Sungguhpun begitu kontroversi tidaklah terluput menyertainya pula.

Injil juga adalah dokumen sejarah yang ditulis pada abad pertama, ribuan papirus berisi fragment-fragment injil bertanggal abad pertama, tanggal yang tercantum diterima bukan hanya kalangan Kristen saja, tapi juga dinyatakan valid oleh historian non-kristen dan juga kelompok liberal.

Sir William Ramsey, seorang historian di German historical school pada pertengahan abad ke 19, setelah melakukan topographical study selama 30 tahun di Asia Kecil menghasilkan konklusi pengakuan akan kemampuan Lukas (penulis Injil ketiga) sebagai seorang historian. "Luke is a historian of the first rank; not merely are his statements of fact trustworthy (...) this author should be placed along with the very greatest of historians." (William M. Ramsay, The Bearing of Recent Discovery of the Trustworthiness of the New Testament, London, Hodder & Stoghton, 1915, p. 22).

Pada masa Romawi menghancurkan Yerusalem, 70 A.D., orang-orang Yahudi mulai menuliskan hukum-hukum mereka yang sebelumnya merupakan tradisi lisan. Mereka mengumpulkannya dalam beberapa kumpulan Misnah, Tosefta, Gemara dan bermacam Talmuds. Dari kesaksian sejarah Yahudi ini didapat beberapa fakta:
- Keterlibatan mereka dalam kematian Yesus.
- Yesus melakukan banyak mujijat.
- Mereka juga mengatakan Yesus seorang penyesat, yang akan "membawa Israel menjadi abu".

Hal penting lainnya adalah fakta sejarah kubur Yesus yang kosong, inti kotbah pada awal kekristenan adalah Yesus telah bangkit dari kematian. Yesus setelah bangkit terlihat oleh banyak murid-murid sebelum Dia naik kesurga. Sedikitnya ada 500 orang yang telah melihatNya (1 Kor 15:6,14). Berita ini tersebar dan dipercaya orang-orang diseluruh Yerusalem dan Yudea, kubur Yesus kosong dan mayat Yesus tidak pernah ditemukan dimanapun. Bilamana orang-orang Yahudi para musuh Yesus yang mencuri dan menyembunyikan mayat Yesus, maka tentu saja cukup dengan hanya menunjukkan mayat Yesus maka seluruh kebohongan itu akan terhenti. Tetapi hal ini tidak bisa dilakukan karena memang mereka tidak mencuri dan menyimpan mayat Yesus.

Hal yang paling mungkin terjadi adalah para murid yang mencuri dan menyimpan mayat Yesus, biarpun kubur Yesus dijaga oleh prajurit Romawi dan kemungkinan untuk mencuri mayat Yesus kecil sekali dan hampir tidak mungkin. Tetapi kelihatannya hal inilah yang paling mungkin terjadi. Tetapi kita lihat dulu beberapa hal.

Seandainya para murid itu sendiri yang mencuri mayat Yesus dan mereka menyebarkan berita bohong tentang kebangkitan Yesus. Hampir keseluruhan murid-murid Yesus, terkecuali Yohanes yang mati secara alami di pulau Patmos, mati sebagai martir memberitakan kebangkitan Yesus. Ada yang mati disalib, dirajam batu, tubuh ditarik kuda hingga tercabik. Dan itu semua dilakukan untuk berita bohong yang jelas-jelas diketahuinya karena dibuatnya sendiri? Hal yang jelas sekali tidak mungkin, dan kemungkinan yang tersisa adalah mereka mengetahui dengan pasti kebangkitan Yesus atau setidaknya yakin sekali. Atau apakah mereka semua hanya melihat halusinasi saja?

Apakah para murid hanya melihat halusinasi saja? Teori halusinasi menjadi terkenal pada abad ke 19 dan pertengahan abad ke 20. Para murid sebenarnya tidaklah mengantisipasi untuk melihat Yesus dalam keadaan hidup lagi. Yang mereka nantikan adalah berkumpul kembali dengan Dia di Kingdom of God. Penampakan Yesus terjadi bukan hanya sekali dua kali, tetapi banyak kali. Bukan hanya pada seorang demi seorang tetapi juga pada sekelompok orang dalam jumlah yang cukup banyak, bukan hanya pada mereka yang percaya saja tetapi bahkan pada skeptis dan tidak percaya. Yesus bukan hanya menampakkan diri, tetapi juga makan bersama. Bukan hanya menunjukkan luka-lukanya tetapi bahkan mempersilahkan untuk memeriksa lebih lanjut. Dan apakah itu semua halusinasi?

Ada tiga fakta besar: penampakan Yesus setelah kebangkitan, kubur kosong, asal mula iman Kristen. Kesemuanya itu menuju pada sebuah konklusi: Dia Bangkit!!

Apakah anda mau percaya? Saya memilih untuk percaya.

Sumber:http://www.glorianet.org/index.php/goeij/535-jesus

Tiga Keajaiban Di Jumat Agung

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhA9PSZ0DAEQssEqHdV6gr85jCEwPFPQMlreLuM9bMvA1A2N6Y-PFyvJWJk9jkyvLknJ8nYhzzizuCNRCKFkcfzQUrk-vaoo4ol0MhyeMhOh4MhZoAiHn2IOVqtDcEb_QMQretha4DZGgEM/s320/jumat+agung.jpg

JUMAT Agung adalah hari yang istimewa. Tidak biasanya orang Kristen bersekutu pada hari Jumat. Hari persekutuan dan ibadah Kristen sepanjang segala masa adalah hari pertama dalam seminggu. Bukan hari keenam, atau Jumat. Dan kalau anak-anak kita bertanya: "Mengapa Jumat Agung lain dari Jumat-Jumat yang biasa? Jawaban yang pasti dari para orangtua: "Karena pada hari Jumat Agung Yesus Kristus mati. Ia disalibkan dan menyerahkan nyawanya sebagai tebusan bagi banyak orang". Tentu saja jawaban ini benar. Tuhan Yesus mati pada hari Jumat.

Jumat Agung adalah hari yang unik. Kalau Matius hanya mencatat dua hal luar biasa. Lukas mencatat bagi kita tiga kejadian ajaib yang membuat Jumat yang satu itu lain dari kebanyakan hari Jumat. Pertama, kegelapan meliputi seluruh daerah itu selama tiga jam. Kedua, tabir Bait Suci terbelah dua. Ketiga, kepala pasukan penyaliban memuliakan Allah di depan umum. Tulisan ini akan terfokus pada ketiga keajaiban di Jumat yang Agung. Pertama: ada kegelaan meliputi seluruh daerah itu dari jam dua belas sampai jam tiga.

Matahari tidak mau bersinar. Bumi menjadi gelap. Mengapa begitu? Para ilmuwan bisa saja menjawab: ya itu terjadi karena gerhana matahari total yang terjadi pada waktu itu. Jawaban ini tidak mungkin. Karena gerhana matahari hanya bisa terjadi jika bulan gelap. Tetapi pada saat itu orang Yahudi merayakan paskah. Perayaan paskah selalu terjadi pada saat bulan purnama. Menurut perhitungan kalender Israel bulan baru selalu mulai dengan awal munculnya bulan. Hari keempat belas dari bulan baru, yaitu saat dimana domba paskah harus disembelih, jatuh sama dengan bulan purnama. Pada waktu itu posisi bulan berseberangan dengan matahari. Bumi berada di antara bulan dan matahari. Gerhana matahari hanya mungkin terjadi kalau bulan berada di antara matahari dan bumi.

Jadi gelap gulita yang terjadi pada hari Jumat Agung tidak ada sangkut paut dengan gerhana matahari. Kegelapan saat itu adalah sebuah kejadian yang janggal. Ia bukan gejala alam biasa, yakni gerhana matahari. Lalu apa sebenarnya penyebab kegelapan itu?

Saya ajak kita melakukan anjangsana ke perjanjian lama. Baiklah kita ingat kembali kisah penciptaan. Kalimat pertama dari Alkitab berbunyi: "Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Bumi belum terbentuk dan kosong. Gelap gulita menutupi samudera raya".

Bumi berada dalam gelap. Bumi baru mengenal terang waktu Allah mulai bertindak. Itu sebabnya Kitab Kejadian melaporkan bahwa pekerjaan yang dilakukan Allah pada hari pertama adalah "menjadikan terang". Terang datang dari Allah. Karya Allah identik dengan terang. Dan karya Allah berlangsung dalam terang.

Allah menciptakan terang pada hari pertama. Tapi itu saja belum cukup. Pada hari keempat, terang itu dilipatgandakan lagi oleh Allah dengan menciptakan benda-benda penerang. Apakah dengan itu gelap sudah terusir dari dunia? Ternyata tidak. Kegelapan masih saja ada. Yesaya 9:1 masih bicara tentang bangsa yang berjalan dalam kegelapan. Bagaimana itu mungkin, padahal Allah sudah menjadikan terang dan membuat benda-benda penerang?

Rupanya betapa pun baik dan berguna terang itu, ia tidak mampu menghalau semua kejahatan dari muka bumi. Karena terang itu hanyalah ciptaan. Untuk benar-benar menghalau kegelapan dari muka bumi, terang yang sejati harus datang ke dalam dunia. Yesuslah terang yang sejati. Terang yang sesungguhnya. Terang yang diciptakan Allah pada hari pertama dan yang dipancarkan dari benda-benda penerang hanyalah pantulan atau refleksi dari terang yang sejati itu. Terang dalam Kejadian 1:3 dan terang yang dipancarkan benda-benda penerang, yaitu matahari, bulan dan bintang, tidak memiliki terang sendiri. Mereka menjadi terang karena ada terang yang sejati, yaitu Allah. Manusia harus dapat mengerti terang dan fungsinya jika mereka ada dalam terang. Itu sebabnya pemazmur 36:10 berkata: in lumine tou videmus lumen yang artinya: "dalam terangmu kami melihat terang".

Lalu apa hubungan gelap gulita di Jumat yang Agung dengan data yang saya kemukakan ini? Yang pertama, dengan cerita ini Lukas hendak menegaskan bahwa dunia kembali kepada keadaannya semula. Dunia benar-benar hidup tanpa Allah pada saat Yesus menghembuskan nafasnya yang terakhir. Itu sebabnya dunia diliputi kegelapan. Bukan kegelapan biasa karena gerhana matahari. Tetapi kegelapan luar biasa. Kegelapan yang dahsyat, kegelapan karena hidup tanpa Allah. Dan memang demikian adanya. Dua belas jam terakhir dari kisah hidup Yesus memperlihatkan betapa kejamnya manusia. Manusia telah benar-benar hidup tanpa Allah. Hati mereka menjadi gelap. Mereka bukan hanya memutarbalikkan kebenaran. Tetapi berusaha membunuh kebenaran. Manusia bukan hanya menangkap dan mengadili Yesus dalam kegelapan. Mereka juga ingin memusnahkan terang yang sejati itu dari muka bumi.

Gelap gulita di Golgota pada Jumat yang Agung ini menunjukkan bahwa dunia dan manusia belum melangkah jauh dalam hal kebenaran dan kasih. Umur dunia sudah tua, tapi manusia yang menduduki dunia masih ada pada titik start, nol kilometer.

Kedua, matahari menjadi gelap, karena Tuhan yang adalah sumber dari mana matahari memperoleh terang telah tiada. Seumpama lampu, nyala api matahari padam karena minyak yang menyalakannya sudah habis. Kristus sudah mati. Terang yang sesungguhnya sudah tiada. Matahari menjadi malu dan tidak tahan melihat bagaimana kejamnya perlakuan manusia terhadap sang terang. Itu sebabnya matahari menutup matanya. Ia tidak mau bersinar. Dalam Kitab Matius dan Lukas dikisahkan bahwa bukan hanya matahari yang menjadi gelap. Tetapi ada juga gempa bumi yang dahsyat. Bumi gemetar ketakutan waktu menyaksikan sumber hidup dan sang penciptanya dilumatkan oleh kuatnya dosa dan pemberontakan manusia.

Inilah arti dari kejadian ajaib pertama di Jumat Agung. Tapi, kuatnya dosa itu tidak berlangsung lama. Kejahatan yang bersimaharajalela, bahkan sampai menyerang Allah tidak bertahan. Ia hanya berlangsung sekejap. Hanya tiga jam. Memang cukup lama, tetapi tidak selamanya. Kegelapan pasti akan berlalu. Kejahatan tidak punya masa depan. Pada hari paskah nanti, hari kebangkitan Yesus, ia akan benar-benar pergi dan takluk pada sang terang dunia. Ini juga pelajaran penting bagi kita. Kejahatan memang ganas tetapi seganas apa pun kejahatan itu, ia tidak punya masa depan. Akan tiba waktunya dimana kejahatan dilucuti dan para pelaku kejahatan akan dihadapkan ke pengadilan. Sekarang mungkin tidak, karena pengadilan dan para hakim kita masih hidup tanpa Allah waktu hendak mengambil keputusan. Tapi nanti, waktu sang hakim yang agung itu datang semua kejahatan akan tersingkap.

Tanda ajaib yang kedua: tirai Bait Allah terbelah dua. Di Bait Allah tergantung dua tirai/layar. Yang pertama di pelataran depan yang memisahkan ruang untuk umum dan ruang yang kudus. Layar kedua tergantung di antara ruang kudus dan ruang maha kudus. Mana dari kedua layat ini yang terbelah tidak disebut dalam Alkitab. Kita hanya bisa menduga. Terbelahnya tirai ini tentu punya maksud atau pesan. Kalau maksudnya untuk mengumumkan bahwa jalan kepada Allah sekarang terbuka kepada semua manusia, maka yang tercabuk itu haruslah tirai yang memisahkan ruang kudus dan ruang maha kudus. Tetapi ini berarti hanya imam besar saja yang melihat dan mengetahui hal itu.

Sudah pasti bukan ini yang dimaksudkan Lukas. Tirai yang tercabik yang dimaksud Lukas haruslah tirai yang ada di antara ruang untuk umum dan ruang kudus. Dan kalau itu yang terjadi, maka tercabiknya tirai tadi hendak menegaskan bahwa dengan kematian Yesus Allah mengumumkan bahwa Ia tidak mau lagi terkurung hanya dalam Bait Allah dan hanya bisa ditemui di gedung kebaktian. Sejak saat itu Allah tidak hanya bisa ditemui di Bait Allah. Ia ada dalam perjalanan kepada bangsa-bangsa. Dia mau juga disembah dan dihormati di tempat-tempat yang bukan gedung kebaktian atau Bait Allah. Bukan hanya para imam saja yang dapat berbicara dan melayani Dia. Orang kebanyakan juga dapat bertemu Tuhan Allah secara langsung.

Pesan ini sesuai dengan dengan teologi kitab Injil Lukas. Karena keyakinan ini, Lukas tidak segan-segan bercerita tentang pekabaran Injil yang mulai dari Yerusalem sampai ke ujung bumi. Lukas juga memperoleh keberanian untuk menulis kepada seorang bukan Yahudi (Teofilus) dengan maksud meyakinkan dia bahwa cerita tentang Yesus adalah benar. Bahkan hanya Lukas sajalah yang memuat cerita tentang orang Samaria yang murah hati (Luk. 10:25-37). Cerita yang memberikan kepada kita kesan sangat mendalam bahwa pelayanan dan penyembahan kepada Allah tidak melulu terjadi di Bait Allah atau tempat doa. Menolong sesama yang sedang dalam kesulitan, mengasihi dan memberi perlindungan kepada seorang asing atau dia yang memusuhi kita adalah perbuatan beribadah kepada Tuhan.

Kita yang merayakan Jumat Agung perlu tahu keajaiban ini, sehingga mulai belajar untuk menyembah Allah bukan hanya di gedung ibadah dan rumah doa, tetapi juga di setiap tempat dimana saja kita berada.

Keajaiban ketiga, seorang non Yahudi, bangsa tidak bersunat, kepala pasukan penyaliban berkata di hadapan umum: "Sungguh, orang ini adalah orang benar374Kita lihat di sini bahwa Allah tidak menyembunyikan kebenaran kepada orang non Yahudi. Allah adalah Tuhan yang tidak diskriminatif. Kasih juga tidak pilih muka. Allah memberikan kepada orang yang percaya maupun orang kafir kemampuan untuk mengenal kasih dan menghormatinya.

Tidak ada dosa yang begitu berat sehingga menghalang-halangi kuasa Allah. Tidak. Kepala pasukan penyaliban digerakkan hatinya oleh Allah untuk mengenal kasih dan kebenaran. Dengan mengakui bahwa Yesus adalah orang benar di depan umum, ia mengaku diri sebagai yang melakukan satu tindakan yang salah dan keliru. Si kepala pasukan penyaliban tidak berusaha membela diri, ia mengakui kekeliruannya dengan terbuka dan jujur.

Seorang kepala pasukan mengaku diri berbuat kesalahan dan kekeliruan. Itu diucapkan di depan umum. Lukas melihat ini sebagai sebuah keajaiban. Ia mencatat ini dalam kitab yang dia peruntukan kepada Teofilus, seorang pejabat tinggi dalam pemerintahan Roma waktu itu. Ia tentu mencatat keajaiban ini dengan maksud agar mendorong Teofilus waktu itu, dan Teofilus-Teofilus masa kini untuk meniru contoh kepala pasukan penyaliban.

Akhirnya, Lukas memberi kesaksian bahwa pada Jumat Agung yang pertama ada tiga peristiwa ajaib. Kita sudah lihat keajaiban itu satu persatu. Tentu saja tidak dengan maksud mengatakan bahwa keajaiban-keajaiban itu hanya terjadi pada Jumat Agung yang pertama saja. Lukas catat hal itu untuk mendorong kita agar menjadikan Jumat Agung yang kita peringati kini dan di sini juga menjadi Agung yang di dalamnya ada keajaiban-keajaiban yang bisa disaksikan orang lain.

Plasma : Wujud Zat Keempat

Quote:
PLASMA
Quote:
Quote:
Mungkin agan2 pernah belajar tentang Wujud Zat, nah biasanya yang dibahas dalam wujut zat adalah padat, cair, dan gas. namun ternyata masih ada lagi gan. yupp nama nya plasma. Dalam ilmu fisika dan kimia, plasma merupakan substansi yang mirip dengan gas dengan bagian tertentu dari partikel terionisasi. Plasma mempunyai suatu keadaan benda fase-gas berenergi, yang sering disebut sebagai "keadaan benda keempat", yang beberapa atau semua elektron di orbit atom terluar telah terpisah dari atom atau molekul.


Hasilnya adalah sebuah koleksi ion dan elektron yang tidak lagi terikat satu sama lain. Adanya pembawa muatan yang cukup banyak membuat plasma bersifat konduktor listrik sehingga bereaksi dengan kuat terhadap medan elektromagnet. Oleh karena itu, plasma memiliki sifat-sifat unik yang berbeda dengan padatan, cairan maupun gas dan dianggap merupakan wujud zat yang berbeda.


Mirip dengan gas, plasma tidak memiliki bentuk atau volume yang tetap kecuali jika terdapat dalam wadah, tetapi berbeda denga gas, plasma membentuk struktur seperti filamen, pancaran dan lapisan-lapisan jika dipengaruhi medan elektrommagnet. Plasma yang umum ditemui antara lain adalah bintang dan lampu pendar.
Quote:
Spoiler for plasma:
Quote:
Plasma pertama kali diidentifikasi pada sebuah tabung Crookes, dan dideskripsikan oleh Sir William Crookes pada tahun 1879 (beliau menyebutnya radiant matter).Sifat-sifat dari materi sinar katoda pada tabung Crookes kemudian diidentifikasi oleh fisikawan Inggris J. J. Thomson pada tahun 1897, dan disebut sebagai "plasma" oleh Irving Langmuir pada tahun 1928.
Quote:
Quote:
Plasma sangat penting dalam astrofisika. Banyak objek-objek astronomi, termasuk bintang, piringan accretion, nebula, dan interstellar medium, terdiri dari plasma. Ia juga penting dalam ilmu aerodinamika seperti hipersonik, karena pada kecepatan hipersonik, interaksi dari gelombang kejut (shockwave) dan lapisan batasan menciptakan panas yang mengionisasi udara di sekitar badan pesawat tersebut. Ini terjadi, contohnya, pada saat pesawat ulang-alik masuk kembali ke atmosfir bumi. Fisika plasma juga digunakan dalam mempelajari fusi nuklir karena banyak reaksi fusi terjadi dalam plasma.Plasma dapat pula digunakan pada TV Plasma dan lampu neon.
Quote:
Quote:
Spoiler for plasma:
Quote:
Lampu plasma adalah sebuah lampu lucutan gas yang menggunakan plasma sebagai sumber cahaya. Lampu plasma diciptakan oleh Nikola Tesla setelah percobaannya dengan arus listrik frekuensi tinggi pada tabung gelas hampa untuk kepentingan mempelajari fenomena tegangan tinggi, tetapi versi modern didesain oleh Bill Parker. Tesla menyebut ciptaannya ini sebuah tabung lucutan gas lembam.
Quote:
Spoiler for plasma:
Quote:
Biasanya, lampu plasma tersedia dalam bentuk bola dan tabung. Walaupun begitu banyak terdapat variasi. Lampu plasma biasanya sebuah bola gelas bening yang diisi dengan campuran beberapa gas (paling umum adalah helium dan neon, tetapi kadang-kadang juga xenon dan kripton) pada tekanan rendah (dibawah 0,01 Atm). Dan digerakkan oleh arus bolak-balik frekuensi tinggi kurang lebih 35 kHz pada 2-5 kV yang dibangkitkan oleh transformator tegangan tinggi. Sebuah bola yang jauh lebih kecil di dalam tabung berfungsi sebagai elektroda. Filamen plasma terbentuk dari elektroda pusat menuju ke gelas isolator, memberikan penampakan beberapa berkas cahaya berwarna (lihat lucutan korona dan lucutan cahaya listrik). Berkas cahaya sebenarnya mengikuti jalur medan listrik dari dipol, tetapi bergerak keatas dikarenakan konveksi.
Quote:
Quote:
Mendekatkan tangan didekat gelas luar mengganggu medan listrik frekuensi tinggi, menyebabkan seberkas plasma terbentuk dari bola dalam ke titik sentuh. Arus listrik dihasilkan dalam benda penghantar apapun dekat bola lampu karena gelas tidak menahan medan elektromagnetik yang disebabkan plasma (walaupun gelasnya menahan arus). Gelas berperan sebagai dielektrik dari kondensator yang terbentuk antara gas terionisasi dan tangan.
Quote:
Spoiler for plasma:


Spoiler for plasma:


Spoiler for plasma:


Spoiler for plasma:


Spoiler for plasma:


Spoiler for plasma:




sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=8010184

Menenangkan Anak Sekolah Agar Tak Panik Hadapi Ujian Akhir

img
(Foto: thinkstock)

Jakarta, Ujian sekolah terutama ujian akhir membuat kebanyakan anak sekolah terutama remaja yang masih labil menjadi panik dan mudah stres. Bagaimana cara orangtua menenangkan putra putrinya yang panik jelang ujian?

Stres adalah perasaan dari ketegangan fisik, mental atau emosional atau ketegangan yang bisa mengganggu keseimbangan fisiologis normal. Stres dapat terjadi pada siapa pun, namun bisa sangat sulit bagi anak sekolah yang belum memliki kemampuan emosi yang seimbang. Dan ujian sekolah bisa sangat mudah membuat mereka stres dan panik.

Berikut beberapa gejala stres dan kecemasan yang biasanya ditunjukkan anak sekolah jelang ujian, seperti dilansir militaryschoolalternatives, Minggu (17/4/2011):

  1. Susah tidur hingga menjadi kurang tidur
  2. Kesulitan bernapas,
  3. Kehilangan nafsu makan atau makan yang tidak teratur
  4. Menunjukkan perilaku adiktif perilaku seperti merokok atau minum
  5. Menangis berlebihan atau tidak terkendali
  6. Agresi atau perubahan suasana hati
  7. Sering mengalami serangan panik.

Lalu apa yang harus dilakukan orangtua?

Salah satu tanda-tanda stres pada anak sekolah menjelang ujian di atas harus diwaspadai oleh orangtua. Untuk membantu mengatasi stres dan tetap fokus, orangtua harus mendorong anak untuk mengatur waktu, makan dan tidur nyenyak, olahraga, dan meminta bantuan ketika mereka membutuhkannya. Orang tua juga dapat lebih memahami perilaku, suasana hatinya pada saat stres.

Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan orangtua saat putra atau putri remajanya sedang menghadapai stres jelang ujian:

1. Terlibat dalam proses belajar
Orangtua perlu dilibatkan dalam proses belajar remaja. Hal terbaik adalah hanya untuk mendengarkan. Yang remaja cari adalah keberadaan Anda, untuk berbicara, menangis atau hanya untuk duduk bersama mereka saat belajar agar tenang. Berkomunikasi secara terbuka dengan anak remaja Anda, dapat mendorong remaja untuk mengekspresikan kekhawatiran dan ketakutan, tapi jangan biarkan mereka berfokus pada ketakutan.

Bantu anak remaja Anda melakukan yang terbaik, tapi cobalah untuk tidak menekan atau membuatnya merasa bahwa Anda akan kecewa jika ia tidak melakukannya hal yang terbaik.

Mencoba menjejalkan semua informasi pada menit terakhir hanya akan menyebabkan stres anak remaja Anda. Bantu mengatur target belajar realistis untuk mencegah stres dan meningkatkan proses pembelajaran anak remaja Anda.

2. Menyediakan suasana yang tenang untuk belajar
Sediakankan tempat atau ruangan yang tenang untuk putra putri Anda belajar. Anda juga bisa membantunya belajar bila ia memintanya.

3. Memberi makanan yang bergizi
Sangat penting bagi anak remaja Anda untuk makan yang sehat dan seimbang pada saat ujian agar tetap fokus dan melakukan yang terbaik. Stres menjelang ujian dapat membuat beberapa remaja kehilangan nafsu makan.

Beberapa nutrisi yang penting untuk otak anak menjelang ujian antara lain protein pada telur, kacang, biji-bijian dan kacang-kacangan, serta asam lemak omega-3 pada ikan.

Hindari makanan yang mengandung karbohidrat sederhana seperti bubur atau nasi putih, karena akan mudah membuat anak mengantuk. Gantilah karbohidrat sederhana dengan karbohidrat kompleks seperti roti gandum atau kentang rebus. Karbohidrat ini akan membuatnya merasa kenyang lebih lama dan meningkatkan energi.

Menjelang ujian sekolah, siswa juga harus menghindari konsumsi kopi dan minuman ringan tinggi gula. Kafein pada kopi dan minuman ringan dapat menyebabkan kegelisahan dan mengganggu kemampuan otak untuk fokus.

4. Bantu anak untuk bersantai
Pastikan anak Anda mendapatkan tidur yang cukup sebelum ujian. Buat ia merasa santai dan tenang. Pastikan juga ia melakukan olahraga yang bisa mengurangi stres.

5. Tunjukkan sikap positif
Sikap orangtua akan menentukan emosi remaja. Jika Anda panik maka akan membuat anak semakin tertekan dan meningkatkan stres. Buat remaja merasa diterima dan hargai setiap usaha yang dilakukannya. Yang paling penting, yakinkan anak remaja Anda bahwa segala sesuatunya akan baik-baik saja, tidak peduli apapun hasilnya.

Curang, Nilai UN Dihapus


JAKARTA -- Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) tidak bosan-bosan mengajak siswa, guru, dan pejabat terkait untuk jujur dalam pelaksanaan ujian nasional (UN). Meskipun kecurangan sulit dideteksi, Kemendiknas tetap yakin ancaman sanksi bisa membuat semua yang terkait lebih jujur. Ancaman sanksi tahun ini adalah nilai siswa yang curang akan dihapus.

Ancaman tersebut disampaikan langsung Mendiknas Mohammad Nuh. Dia menjelaskan, tahun ini pihaknya memiliki sistem baru untuk mendeteksi kecurangan pengerjaan UN. Setiap lembar jawaban siswa memiliki kode rahasia. Kode tersebut hanya diketahui Kemendiknas, percetakan, dan pengawas.

Dengan kode rahasia tersebut, pelaksana UN bisa mengetahui langsung siswa yang melakukan kecurangan. ’’Semua harus mengikuti tema UN tahun ini; prestasi yes, jujur harus,’’ tandas mantan Menkominfo itu.

Selain mewanti-wanti siswa supaya mengerjakan soal dengan jujur, Kemendiknas masih mencium potensi pihak sekolah yang mendongkrak nilai UN siswanya. Tujuannya satu, mencapai angka kelulusan 100 persen.

Untuk kasus itu, Nuh mengatakan bahwa pihak sekolah yang curang akan mendapatkan sanksi administratif. Yaitu, Kemendiknas tidak menerima nilai ujian sekolah. Sebagimana diketahui, ketentuan kelulusan diambil dari dua aspek. Pertama, dari nilai ujian nasional sebesar 60 persen dan yang kedua dari nilai ujian sekolah sebesar 40 persen. ’’Jika sekolah nakal, persentase ujian sekolah kami hapus. Jadi murni kelulusan dari nilai UN saja,’’ tegas mantan rektor ITS tersebut. Jika nilai ujian sekolah yang diambil berdasar rapor dihapus, otomatis siswa berharap penuh kepada hasil UN.

Kepada wali murid yang anaknya menjalani UN, Nuh mengingatkan agar tidak terpengaruh isu jual beli bocoran naskah soal. Dia mengatakan, selama ini banyak sekali modus yang digunakan penipu untuk mencari duit menjelang detik-detik akhir pelaksanaan UN. Nuh mencontohkan, ada penipu yang mengatakan bahwa lembar soal yang dijualnya 50 persen persis dengan naskah UN. Harga yang dipatok bisa sampai Rp1 juta.

Ada juga yang memasang iming-iming bahwa akurasi naskah soal yang mereka jual itu adalah 75 persen bahkan 100 persen. ’’Semua itu bohong. Kalau dipercaya, risikonya besar,’’ sebut Nuh.

Risiko muncul karena siswa bisa jadi ogah belajar karena merasa sudah memegang duplikat lembar soal UN. Padahal, lembar duplikat tersebut bohongan.

Pintu kebocoran naskah soal UN yang lain diduga muncul dari lembaga bimbingan belajar. Untuk menarik peminat, biasanya lembaga bimbingan belajar melobi percetakan untuk mendapatkan lembar soal UN. Untuk kasus itu, Nuh menegaskan bahwa tahun ini hal itu tidak akan terjadi. Nuh mengatakan, pihaknya mulai memberikan penyuluhan kepada lembaga bimbingan belajar untuk memperkaya kisi-kisi latihan UN. ’’Kalau kisi-kisi, itu kan tidak masalah,’’ kata dia. Misalnya untuk pelajaran matematika, kisi-kisi soalnya tentang persamaan kuadrat atau lainnya.

Sebagaimana diberitakan, UN 2011 untuk tingkat SMA dan sederajat digelar Senin depan 18 April. Pekan ini tahap percetakan naskah UN sudah rampung. Dari beberapa inspeksi mendadak (sidak), Kemendiknas yakin kebocoran sudah bisa diatasi. Pencetakan naskah UN yang menelan anggaran Rp500 miliar dianggap sudah sesuai SOP (standard operational program). Selanjutnya tinggal proses distribusi. (jpnn)

Sepakbola Antarsiswi Cegah "Bullying"


Ilustrasi sepakbola siswi

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam rangka mengampanyekan anti-bullying di sekolah, Plan Indonesia menggelar turnamen sepakbola siswi antar SMA/SMK se-Jakarta. Melalui turnamen yang diberi tema "Learn Without Fear", Plan mengajak masyarakat - khususnya para pelajar, guru dan orang tua - untuk menghilangkan segala bentuk kekerasan (bullying) di lingkungan belajar.

"Bullying di lingkungan sekolah akan menghambat proses belajar mengajar. Kami ingin mensosialisasikan kesadaran anti-bullying di sekolah, sekaligus menyalurkan potensi dan bakat anak perempuan melalui sepakbola,"kata Country Director Plan Indonesia, John McDonough, di Jakarta, Sabtu (9/4/2011).

Turnamen sepakbola antarsiswi merupakan pendekatan inovatif untuk mencegah bullying di sekolah, sekaligus mempromosikan hak-hak anak perempuan.

"Kami menggunakan program sepak bola siswi ini sebagai sarana untuk mengurangi kekerasan di sekolah," ungkap John.

John menilai, olah raga ini dapat membangun rasa percaya diri, kerjasama tim dan akan mengatasi semua penghalang yang dihadapi anak perempuan dalam mewujudkan seluruh potensi dan bakat mereka.

Turnamen sepakbola yang sedikitnya melibatkan 375 siswi dari 15 SMA/SMK di Jakarta, rencananya baru akan digelar (10,17, dan 24) pada April mendatang, di Gelanggang Mahasiswa Sumantri Brojonegoro, Kuningan, Jakarta.

Babak final akan digelar pada 24 April 2011, di mana pada hari itu juga akan diumumkan empat pemain terbaik. Dari empat pemain terbaik tersebut, Plan Indonesia akan memilih tiga orang sebagai duta "Learn Without Fear" melalui girls footbal project.

Mereka yang terpilih akan dikirim ke Hamburg, Jerman pada Juni 2011 guna mengikuti pelatihan "leran Without Fear" dan menyaksikan Piala Dunia Sepakbola Perempuan 2011.(Kompas.com)

Nama Indonesia dalam Berbagai Bahasa Yang Agan Belum Diketahui


* bahasa Afrikaans: Indonesië
* bahasa Jerman Aleman: Indonesien
* bahasa Aragon: Indonesia
* bahasa Arab: إندونيسيا
* bahasa Assam: ইন্দোনেশিয়া
* bahasa Asturia: Indonesia
* bahasa Azerbaijan: İndoneziya
* bahasa Bashkir: Индонезия
* bahasa Belarusia: Інданезія
* bahasa Bulgaria: Индонезия
* bahasa Bengali: ইন্দোনেশিয়া
* bahasa Tibet: ཨིན་རྡུ་ནི་ཤིས་ཡ
* bahasa Breton: Indonezia
* bahasa Bosnia: Indonezija
* bahasa Katalan: Indonèsia
* bahasa Tatar Krimea: İndoneziya
* bahasa Ceko: Indonésie
* bahasa Kashubia: Jindonezjô
* bahasa Chuvash: Индонези
* bahasa Welsh: Indonesia
* bahasa Denmark: Indonesien
* bahasa Jerman: Indonesien
* bahasa Dhivehi: އިންޑޮނޭޝިޔާ
* bahasa Yunani: Ινδονησία
* bahasa Inggris: Indonesia
* bahasa Esperanto: Indonezio
* bahasa Spanyol: Indonesia
* bahasa Estonia: Indoneesia
* bahasa Basque: Indonesia
* bahasa Farsi: اندونزی
* bahasa Finlandia: Indonesia
* bahasa Perancis: Indonésie
* bahasa Franco-Provençal: Endonèsie
* bahasa Frisia: Yndoneezje
* bahasa Irlandia: An Indinéis
* bahasa Gaelik Skotlandia: An Innd-Innse
* bahasa Galisia: Indonesia
* bahasa Manx: Yn Indoneesh
* bahasa Hakka: Yin-thu-nì-sî-â
* bahasa Hawaii: ‘Inidonesia
* bahasa Ibrani: אינדונזיה
* bahasa Hindi: इंडोनेशिया
* bahasa Hindustani Fiji: Indonesia
* bahasa Kroasia: Indonezija
* bahasa Sorbia Hulu: Indoneska
* bahasa Kreol Haiti: Endonezi
* bahasa Hungaria: Indonézia
* bahasa Armenia: Ինդոնեզիա
* bahasa Islandia: Indónesía
* bahasa Italia: Indonesia
* bahasa Jepang: インドネシア
* bahasa Jawa: Indonésia
* bahasa Georgia: ინდონეზია
* bahasa Kazak: Үндінези
* bahasa Kannada: ಇಂಡೋನೇಷ್ಯಾ
* bahasa Korea: 인도네시아
* bahasa Kurdi: Îndonêziya
* bahasa Komi: Индонезия
* bahasa Kernewek: Indonesi
* bahasa Kirgiz: Индонезия
* bahasa Latin: Indonesia
* bahasa Luksemburg: Indonesien
* bahasa Limburgish: Indonesië
* bahasa Lombard Barat: Indunesia
* bahasa Lituania: Indonezija
* bahasa Latvia: Indonēzija
* bahasa Banyumasan: Indonesia
* bahasa Malagasi: Indonezia
* bahasa Māori: Initonīhia
* bahasa Makedonia: Индонезија
* bahasa Malayalam: ഇന്തോനേഷ്യ
* bahasa Mongolia: Индонез
* bahasa Marathi: इंडोनेशिया
* bahasa Mazandaran: اندونزی
* bahasa Nauru: Indonesia
* bahasa Nahuatl: Indonesia
* bahasa Neapolitan: Indonesia
* bahasa Jerman Bawah: Indonesien
* bahasa Saxon Bawah Belanda: Indonezie
* bahasa Belanda: Indonesië
* Nynorsk: Indonesia
* bahasa Norwegia: Indonesia
* bahasa Occitan: Indonesia
* bahasa Ossetia: Индонези
* bahasa Polandia: Indonezja
* bahasa Pashtun: اندونېزيا
* bahasa Portugis: Indonésia
* bahasa Quechua: Indunisya
* bahasa Rumania: Indonezia
* bahasa Rusia: Индонезия
* bahasa Sanskerta: इन्दोनेशिया
* bahasa Sakha: Индонезия
* bahasa Sisilia: Indunesia
* bahasa Sami Utara: Indonesia
* bahasa Serbo-Kroasia: Indonezija
* bahasa Slowakia: Indonézia
* bahasa Slovenia: Indonezija
* bahasa Albania: Indonezia
* bahasa Serbia: Индонезија
* bahasa Sunda: Républik Indonésia
* bahasa Swedia: Indonesien
* bahasa Swahili: Indonesia
* bahasa Silesia: Indůnezyjo
* bahasa Tamil: இந்தோனேசியா
* bahasa Telugu: ఇండోనేషియా
* bahasa Tetum: Indonézia
* bahasa Tajik: Индонезия
* bahasa Thai: ประเทศอินโดนีเซีย
* bahasa Turkmenistan: Indoneziýa
* bahasa Tagalog: Indonesya
* bahasa Turki: Endonezya
* bahasa Udmurt: Индонезия
* bahasa Uighur: ھىندونېزىيە
* bahasa Ukraina: Індонезія
* bahasa Urdu: انڈونیشیا
* bahasa Venesia: Indonexia
* bahasa Vietnam: Indonesia
* bahasa Wolof: Endoneesi
* bahasa Yiddish: אינדאנעזיע
* bahasa Yoruba: Indonesia
* Hanzi: 印度尼西亚

Ingin Pintar? Saatnya Berinternetan

Kabar baik untuk para pengguna internet. Laporan peneliti menyebutkan, melakukan kegiatan online di internet minimal sejam dalam sehari bisa meningkatkan IQ dan kemampuan mengingat.



Peneliti dari University of California, Los Angeles (UCLA) membandingkan otak partisipan yang sering menggunakan internet dan yang jarang menggunakan internet.

Hasilnya, grup partisipan yang melakukan surfing sejam dalam sehari selama 5 hari memiliki bagian otak depan (prefrontal cortex), yaitu bagian otak yang berfungsi mengambil keputusan dan menerima informasi kompleks yang lebih aktif, padahal bagian itu sebelumnya tidak aktif.

“Hal ini menunjukkan bahwa fungsi otak dapat berubah dan meningkat sangat cepat seiring dengan penggunaan internet. Kemampuan memproses informasi dan mengerjakan kegiatan multitasking tanpa error juga meningkat. Studi ini menunjukkan bahwa IQ rata-rata pun bisa meningkat dengan budaya digital,” ujar Gary Small, Profesor Psychiatry dan Bio-Behavioural Science di UCLA seperti dilansir Dailymail,

Bahkan melakukan kegiatan yang biasa-biasa saja seperti menyortir email bisa meningkatkan kemampuan otak dalam mengambil keputusan mana yang penting dan tidak penting, dan hal itu bisa mempengaruhi kesehatan mental seseorang.

Namun peneliti mengingatkan bahaya penggunaan internet yang berlebihan bisa mempengaruhi cara berpikir, merasa dan berkepribadian.

“Kelebihan internet bisa merusak keahlian interpersonal dan kekurangan hubungan sosial. Jika Anda bekerja seharian di depan komputer, pastikan Anda juga bergaul dengan orang-orang sekitar ketimbang melakukan sosialisasi di dunia maya atau mencari hiburan dengan bermain game di internet,” ujar Profesor Small.

sumber : mjdb.blogdetik.com